Minggu, 11 Oktober 2015



IP 4 ? siapa takut !!
Oleh: Puji Gustia Asril

Hai teman-teman sekalian, apa kabar? Bagi kamu mahasiswa pastinya gak asing dengan IP atau Indeks Prestasi, IP adalah nilai yang diberikan atas hasil belajar kita selama satu semester. Kali ini aku sharing ke kalian gimana sih caranya agar kita bisa mendapatkan IP 4 (waahh), mungkin bagi kebanyakan orang kalo dengar kata “IP 4” akan terbayang buku yang tebalnya udah kayak gunung, aaaaatauuuu mata yang hitamnya udah kayak mata panda akibat gak tidur-tidur karena sibuk belajar (ya ampun, gak gitu juga kaleee). Baca artikel ini sampai habis ya kalo kamu mau dapat IP 4 (hehe), siapa sih yang gak mau dapat IP 4?? Makanya jangan berhenti baca sebelum tulisan ini habis, langsung aja simak penjelasan di bawah ini.
Okeeee... Kalau kamu baca udah sampai tahap ini, berarti kamu beneran pengen nih dapat perfect IP (ya iya dong). Sebagai mahasiswa, hal yang wajib jib jib kita lakukan adalah BELAJAR, oke? Belajar itu ibarat makan, jadi harus dilakukan gimana pun keadaannya, jangan ngaku mahasiswa deh kalo kamu gak pernah buka buku (tapi jangan cuma dibuka aja ya, kalo gitu sih dedek bayi juga bisa hehehe). Banyak orang yang masih bingung gimana sih cara belajar yang enak, santai, tapi apa yang dipelajari bisa masuk ke otak (kan gak mungkin masuk ke kantong). Naaaaaahh, caranya adalah temukan passion kamu !!
Kalau untuk metodenya sendiri itu adalah tergantung masing-masing orang, setiap orang punya cara belajarnya sendiri. Aku, kamu, mereka dan dia punya metode belajar sediri. Terus gimana cara temukan cara belajar kita? kamu harus kenali dirimu, kamu adalah tipe orang yang audio, visual, atau kinestetik (aduuuh itu apaan lagi sih -_-). Oke oke, aku akan jelasin satu-satu, tapi janji kamu akan serius bacanya (jangan serius amat buuu).



1.     Audio
Orang tipe ini akan cenderung lebih mudah belajar dengan cara mendengarkan, jadi kalo disuruh baca buku akan membal ni sama orang tipe audio ini, tipe audio cederung lebih mudah memahami sesuatu dari mendengar. Jadi untuk tipe ini kamu bisa belajar dengan cara merekam suara kamu saat membaca lalu mendengarkannya, kamu bisa merekam perkataan atau penjelasan dosen di kelas.
Orang tipe audio biasanya suka membaca dengan suara yang keras, atau bisa dibilang mereka sulit memahami bacaan jika mereka bacanya “dalam hati” (emang hati bisa baca ya?), kenapa gitu? Karena mereka harus mendengar suara mereka sendiri, kemudian suara masuk ke telinga dan dilanjutkan ke otak. Jika kamu termasuk dalam tipe ini, coba cara-cara di atas untuk membuat kamu lebih memahami pelajaran ^_^.
Tapi ni ya orang ditipe ini kalo belajar cenderung memilih tempat yang sepi, karena mereka gak akan bisa belajar dalam keadaan bising atau ribut. Kalo untuk ujian, mereka lebih menyukai ujian lisan daripada tulisan, karena seorang auditori bukanlah penulis yang baik, tetapi mereka adalah pembicara baik bahkan bisa katakan sebagai pembicara yang hebat. Mereka dapat mengolah kata-kata menjadi hal yang menarik untuk didengar ketimbang mengolah tulisa menjadi hal yang menarik untuk dibaca.

2.    Visual
Next berikutnya adalah tipe visual, orang tipe visual adalah orang yang lebih suka menggunakan visualnya atau penglihatannya. Biasanya orang tipe ini akan belajar dengan cara melihat bacaan yang dibacanya (ya iyalah, masak bacaan yang dibaca orang lain hehehe). Jadi nih ya, kalo orang tipe visual ini lebih mudah memahami apa yang dibacanya dari pada apa yang dengarnya, orang tipe ini dominan menggunkan indra penglihatannya dari pada pendengarannya dalam belajar. Kalo kamu termasuk tipe ini, berarti kamu harus lebih banyak membaca dan harus duduk paling depan kalo di kelas, karena tipe visual ini akan sulit mentransfer penjelasan dosen ke otaknya kalo dia tidak melihat dosen secara langsung.
Jadi kalo kamu tipe visual, jangan coba-coba deh duduk di belakang. Karena mau gimana pun dosen jelasin, kalo kamu cuma mengandalkan indra pendengaranmu atau dengan kata lain matamu gak lihat dosen karena terhalang sama teman-teman di depan, siap-siap deh “gak ngerti” sama pelajarannya. So, untuk tipe ini tipsya harus duduk di depan ya kalo lagi di kelas ^_^ Tipe ini juga tipe orang yang kalo sedang ujian harus mencoret-coret kertas ujiannya, kalau tidak maka mereka akan kesulitan dalam menjawab soal. Keunggulan dari orang tipe visual adalah konsentrasi atau fokus yang tidak mudah terganggu dengan keadaan lingkungan yang ribut.

3.    Kinestetik
Sekarang kita akan bahas tipe ketiga, tipe ini adalah tipenya orang-orang yang aktif. Mereka gak akan ngerti sesuatu kalo gak langsung dikerjakan, jadi mereka ini adalah tipe orang yang kalo belajar ototnya juga harus main (hah??). eeeiits jangan berpikir yang macam-macam dulu, otot yang dimaksud adalah oto tangan, otot mulut, otot kaki dan lainnya (waduuuhh). Oke-oke aku paham kamu masih bingung, yaudah langsung aja simak penjelasannya. Jadi tipe kinestetik ini adalah tipe yang kalau belajar gak cuma baca atau mendengar saja, tapi mereka harus action atau melakukan sesuatu yang berkaitan dengan apa yang dipajari (jadi kalo belajar sistem reproduksi haruuss....) no...!! no,no,no.
Contohnya gini ya, mereka lebih suka belajar dengan cara menjelaskan. Jadi selesai mereka membaca, kemudian mereka akan menjelaskannya. Mereka akan berdiri di depan cermin dan menjelaskan pelajaran layaknya seorang dosen, tipe ini gak bisa diam kalo lagi belajar. Saat sedang membaca atau mendengarkan penjelasan dosen, biasa mereka akan menggerakkan anggota tubuhnya (joget ya ?), bukan, bukan gitu. Mereka akan menggerakkan-gerakkan pena misanya, atau menggerakkan-gerakkan kakinya(oooo gitu ya, kirain mereka joget-joget hahahah).
Orang tipe ini adalah presenter yang hebat, karena mereka dapat menciptakan penampilan yang memukau perpaduan antara cara berbicara yang elegan dan body language yang baik.
Penjelasan selesai, sekarang kamu taukan kamu masuk dalam tipe yang mana, audiokah? Visual? atau kinestetikkah? kamu yang tau jawabannya. Setelah kamu mengetahuinya, mulailah menerapkan cara belajar sesuai dengan tipe kamu agar kamu lebih mudah memahami pelajaran dan mendapatkan nilai yang bagus.
Selanjutnya adalah buat jadwal belajar!!, jadwal belajar sangat penting untuk membuat jam belajarmu menjadi terarah (jadi gak kebanyakan mainnya hehe). Kita harus menyeimbangkan antara waktu bermain dengan waktu belajar, jangan latih otak kita menjadi malas karena kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain dan bersantai, karena ilmu tidak akan didapatkan oleh jiwa yang santai (itu kata-kata dari Ali bin Abi Thalib loh...) untuk jadwal belajar sendiri juga tergantung sama kamu, kamu lebih nyaman belajar dimalam hari, siang hari, sore hari atau pagi hari.
Kalo aku lebih suka belajar di dini hari (haaaaahh??) iyaaa, jam belajarku itu jam-jam 2 malam sampai jam 6 pagi. Jadi aku belajar juga sekalian jaga malam hahahah (tapikan begadang itu dilarang L) iya memang, tapi aku tidur dulu sebelumnya, jadi aku bangun jam 2 terus aku belajar deh. Kalo untuk limitnya sendiri tergantung, kalo pas banyak tugas mungkin aku gak tidur lagi sampai pagi. Tapi kalo lagi gak ada tugas aku akan tidur lagi jam-jam 3 atau 4, terus bangun deh waktu alarm sholat subuh di mesjid bunyi (alias azan hehehe). Setelah bangun, aku kan belajar lagi untuk sekedar membaca sedikit tentang apa yang aku pelajari tadi. Jam belajarku seperti itu karena aku adalah tipe orang yang gak bisa konsentrasi kalo lagi bising, jadi aku cari time yang tepat untuk aku mengekspresikan cara belajarku. Aku kalo belajar harus ribut, karena aku adalah seorang auditori, jadi kalo belajar rasanya dunia ini milikku sendiri hehehe.
Itu aku, kalo kamu mungkin beda. Jadi temukan sendiri waktu yang kamu rasa tepat untuk kamu menyerap pelajar, biasanya kita akan mudah menyerap pelajaran dipagi hari, karena pikiran kita masih segar dan tubuh pun baru bangun dari perjalanan panjang alam bawah sadar (duh bahasanya), jadi untuk tips yang kedua adalah jadwal belajar, ingat ya !!
Tips yang ketiga adalah adalah motivasi diri sendri, kamu harus bisa menjadi motivator yang baik untuk dirimu. Motivasi itu sangat penting dalam kesuksesan seseorang, apalagi itu adalah motivasi dari diri sendiri. Jangan sampai kamu kehilangan motivasimu dalam belajar!! Motivasi adalah sebuah emosi yang membuat kita lebih semangat dalam meraih apa yang kita inginkan, cari atau ciptakan kata-kata yang kalau kamu mengingatnya maka rasa malas tidak berani datang dan berlama-lama duduk dipikiranmu. Jangan sampai rasa malas menguasaimu, karena malas adalah MUSUH YANG PALING BERBAHAYA bagi kita-kita yang punya status mahasiswa.
Kamu bisa membuat tulisan-tulisan motivasi dan menempelnya di dinding kamarmu, sehingga saat kamu bangun tidur dan membuka matamu, hal pertama yang kamu lihat adalah tulisan-tulisan pembakar semangatmu (api kaleee bisa membakar hahaha), sehingga kamu akan memanfaatkan hari-harimu dengan hal yang positif dan dapat membuat kamu lebih dekat dengan tujuanmu.




Sebagai mahasiswa, pastinya tujuan utama kita adalah sukses dalam pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang baik. Salah satu hal yang dibutuhkan untuk mendapatkan itu semua adalah IP yang baik pula, terlebih lagi kalau kita bisa mendapatkan IP 4.
Memang IP bukanlah segalanya, tapi IP adalah SALAH SATU hal yang dipertimbangkan jika kita ingin melamar pekerjaan atau melanjukan sekolah ke universitas yang prestigious, apa lagi jika dengan menggunakan beasiswa. Untuk mewujudkan itu semua, kita gak bisa kalo cuma berleha-leha dan malas belajar. Belajar adalah proses yang harus kita lakukan, belajar juga tidak hanya dengan buku-buku saja, tetapi belajar juga pada lingkungan agar kita mendapatkan pejalaran sosialisasi dan bagaimana cara berinteraksi yang baik terhadap sesama.  Sekarang kita balik ke laptop, yaitu motivasi. Motivasi dirimu untuk terus belajar dan berkarya !! salah satu contoh dari kata-kata motivasi adalah “life is competition” atau yang artinya “hidup adalah kompetitisi”, jadi kita harus bisa memenangkan kompetisi kehidupan ini. Ingat, kamu itu hebat !! kamu yang dari kelas IPA pasti masih ingatkan pelajaran reproduksi bagaimana proses terbentukya embrio yang kemudian menjadi seorang bayi?
Sedikit cerita, kita adalah hasil pembuahan dari pertemuan sel sperma dan sel telur. Sebelum kedua sel tersebut bertemu, ada jutaan sel sperma yang berloma-loma untuk sampai ke sel telur. Dari jutaan yang ada, hanya satu yang akan berhasil, dan itu kamu. Sebelum kamu lahir, kamu berhasil mengalahkan jutaan sel sperma yang menjadi sainganmu. Itu artinya kamu hebatkan? Setelah kamu lahir, kamu hanya bisa menangis. Tetapi seiring berjalannya waktu, kamu belajar untuk berjalan. Dulu kamu selalu terjatuh, tapi kamu gak mau menyerah, kamu tetap berusaha agar bisa berjalan. Kamu terus berlatih, berlatih dan berlatih. Hingga akhirnya kamu dapat berlari saat ini, coba banyangkan apa yang akan terjadi saat ini jika dulu kamu menyerah saat belajar berjalan... (jawab sendiri!!)
Jika kamu pernah punya IP yang jelek, pernah gagal atau pernah ngulang mata kuliah, jangan langsung berkecil hati. Setiap orang pernah mengalami kegagalan, setiap orang hebat pasti pernah gagal. Sekarang bukan saatnya menangisi keadaan atau meratapi kegagalan yang pernah singgah, tapi sekarang saatnya kamu untuk berlari mengejar kesuksesan yang sudah menantimu di depan sana.
IP 4 ?? Siapa takut !!
 
Tentang Penulis....
Penulis adalah seorang mahasiwi Faskultas Hukum yang dulu pernah berada dititik terendah hidupnya saat mamasuki jurusan yang tidak ia minati sama sekali, ia tidak punya semangat apapun dalam belajar, dua semester ia lalui dengan IP yang pas-pasan. Hingga saat itu tiba, saat dimana ia menyadari bahwa inilah hidup, tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan. Ia harus bersyukur atas nikmat kuliah yang telah diberikan Allah padanya, ia menyadari diluar sana banyak orang yang tidak bisa kuliah karena berbagai fakfor. Akhirnya ia berusaha bangkit dan menunjukkan bahwa ia bukanlah seorang pecundang yang selalu hidup dalam satu impian saja, ia juga menyadari bahwa impiannya dulu yang menurutnya paling baik ternyata tidak baik menurut Allah.
Ia pun membuat janji dengan dirinya bahwa ia harus bisa menjadi orang hebat lewat jurusannya saatnya ini, salah satu janjinya adalah mendapatkan IP 4. Ia selalu bermimpi bisa mendapatkan IP 4, tapi ia tidak hanya bermimpi saja, ia juga bangun dan berusaha mengubah mimpi itu menjadi kenyataan. Hingga pada akhirnya ia berhasil mewujudkan salah satu dari 100 mimpi dalam hidupnya, yaitu mendapatkan IP 4, dan ia berhasil mengubah mimpi itu menjadi nyata pada semester ke 6.

 terima kasih sudah membaca, semoga tulisannya bermanfaat ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar