Minggu, 21 Oktober 2018

PENGALAMAN HSG (pengalaman yang indah untuk dikenang, tapi tidak untuk diulang)

Selamat malam....
Aku mau lanjutin cerita program hamilku nih ^_^
Hmmm malam ini aku mau bahas tentang pengalaman HSG (histerosalpingografi)

Jadi bulan lalu aku menjalani HSG di Lab Pramita, kalau HSG itu harus dengan surat pengantar dari dokter kandungan (setau aku ya). HSG dilakukan setelah kita bersih dari haid, biasanya dokter akan suruh HSG di hari ke 9-11 haid, karena kalau udah di atas hari tersebut ditakutkan sudah masuk masa subur, di masa subur adalah waktu pelepasan sel telur dari indung telur, jadi kalau nanti di HSG, takutnya cairan HSG bisa merusak sel telur tersebut.

HSG sendiri adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat saluran tuba fallopi , apakah ada sumbatan atau tidak, karena jika tuba fallopi ada seumbataban, maka sperma dan sel telur tidak bisa bertemu (gak jadi baby dong hehe), karena tuba fallopi adalah tempat pertemuan atara sperma dan sel telur (sihiyy pake tempat ketemuan segala hahaha).

Dari HSG lah kita bisa tau tuba fallopi kita ada sumbatan apa enggak, umumnya setiap wanita mempunyai dua tuba fallopi kiri dan kanan. Hasil HSG tiap orang bisa bermacam, ada yang kedua tuba nya patent (tidak tersumbat), ada yang hanya paten kanan dan kiri non patent, ada yang hanya patent kiri dan kanan non patent, dan ada yang keduanya non patent. Alhamdulillah, tuba fallopiku patent walaupun hanya ada disebelah kanan, itu artinya peluang untuk terjadi pembuahan masih ada.

Aku gak bisa banyangkan gimana hancurnya aku kalau kedua tubanya tertutup, kata dokter untuk kasus kedua tuba tertutup tidak ada jalan lain selain bayi tabung dan keajaiban. Karena jika kedua tertutup maka sperma sama sekali tidak bisa bertemu dengan sel telur, ibarat ada tembok penghalang.
Kata dokterku, penyebab tuba tersumbat ada benyak faktor,tapi faktor yang paling sering adalah endometriosis. Salah satu ciri endomestriosis adalah sakit perut yang sangat saat mestruasi, tapi selama sakit perut yang dirasa masih dalam batas wajar, tidak perlu cemas.

Balik ke topik kita tentnag HSG, jadi setelah bersih dari haid, aku ditemani mama papa dan suamiku pergi ke Lab Pramita, satu hari sebelum HSG aku takut sampai gak bisa tidur, karena aku melihat alat-alat HSG di internet yang waaww luar biasa menyakitkan sepertinya. Fyi, aku adalah orang yang sama sekali gak bisa tahan sakit, apalgi yang berhubungan dengan alat medis hoaahhh.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPtwKdSikAWSZ6ypGoNtNy0Du6OH1VLj9WP9kZIu23JowOQY8gi97OOyrEJgtRyW-JjYJX5WB_QKdgirOWtGWL4xxC-64JSmTm0U9iLp72EWuqMAFKAm0kPGlp1B4c8m9ITLL8IPM-G3U/s1600/figg_1+%25281%2529.png



Itu adalah alat-alat HSG yang bakalan dimasukkan, ke vagina kita. Serem kan? Hihihi
Yupss, itulah yang aku jalani. Perjuangan demi si calon buah hati, semoga kelah kamu menjadi anak yang sholeh sholehah ya nak, ini nih perjuangan mama papa demi mendapatkan kamu hehe. Oiya kenapa disini aku bilang perjuangan mama papa? Ya memang yang melakukan ini adalah istri, tapi perjuangan suami adalah harus merasakan kepedihan di hati saat melihat istrinya diperiksa dengan alat-alat yang menyeramkan itu, menjalankan program kehamilan harus saling mendukung satu sama lain.

So, yang seperti gunting itu (aku gak tau namanya) akan dicelupkan ke betadine dan dimasukkan ke vagina, itu untuk membersihkan dalam serviks deh kalo gak salah, terasa agak perih perih gimana gitu saat itu dimasukkan terus di putar putar waktu memebersihkannya. Oh ya, sebelumnya, terlebih dahulu kita di pasangin spekulum atau cocor bebek untuk  membuat vagina kita jadi lebar, biar alat alatnya mudah dimasukkan. Setelah dibersihkan dengan betadine, yang terakhir adalah di masukkan kateter yang terhubung dengan suntik cairan kontras.

Setelah semua alat selesai dimasukkan, kemudian di semprotkan cairan kontras tadi ke dalam vagina. Ini bagian yang paling menyakitkan buat aku, selama pemeriksaan aku merenung inilah yang Allah mau, sebelum Allah menitipkan amanahnya, Allah mau aku benar-benar siap menjadi seorang ibu. Agar aku menjadi ibu yang kuat nantinya, dan HSG ini aku anggap adalah salah satu nikmat dari Allah untukku, karena gak semua perempuan Allah beri kesempatan merasakan HSG, merasakan nikmatnya berjuang bersama untuk mendapatkan buah hati. Dari sini aku belajar arti mencintai, saling mencintai berarti saling berjuang bersama. Aku juga belajar bahwa kasih sayang orangtua kepada anak benar-benar tanpa batas dan orngtua rela melakukan anapun demi anaknya, i love mama u  papa. (Tuh kan bapeeeerrr)

Saat pemeriksaan, kita akan merasakan sakit seperti senggugut saat menstruasi, yang sakitnya selalu timbul setiap dokter menyuntikkan cairan kontras. Kemudian setelah pemeriksaan yang dilakukan kurang lebih 20-25 menit, kita diminta untk menunggu hasilnya  kurang lebih 15 menit. Kemudian keluarlah hasilnya.....


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOAPmeLTGmrLv2S1BpqPWAwTbl4_uB_gCmAnHohUoVVUhwDlclFqV88Y8MPhVMR1Z_xKsX-DD1TncvgfExrGYcxgQuvmOwR5JZVj4GpORmv0llnz3_EQY7odng2GHJCIWZuOWiOJa0PYo/s1600/hsg.jpg
Gambar ini adalah contoh gambar tuba fallopi yang patent kiri dan kanan, telihat kedua cairan kontras memenuhi tuba fallopi hingga indung telur

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb5i999CwlrcF01RvF7T3CW3845fMf33NyBNlfoXnccKllRZq9xgL_VWDguj36f2cLiatCLOQiIJZI_I1OqzT-qg3MQw_qlm3LkygeW-GjZG_EtD_Xhyr1ppoRTNxeKThHNnbeuWoqwTBI/s1600/2017-11-21-20-55-11.jpg

Yang ini alah gambar untuk tuba fallopi yang hanya patent di salah satu saja, aku termasuk yang ini, karena tuba fallopinya hanya ada di sebelah kanan dan sebalah kiri tidak terlihat saat di beri cairan kontras

http://www.ivflite.org/viewimage.asp?img=ivflite_2016_3_1_36_183445_f2.jpg

dan ini yang terakhir adalah gambar tuba fallopi yang tersumbat dikeduanya, samas sekali tidak terlihat cairan kontras di kanan dan di kiri.

Ada beberapa orang yang bertanya, apa rasanya HSG ? Rasanya sakit (pasti dong), karena semua tindakan sama sekali tidak ada pembiusan. Tapi rasa sakitnya masih bisa ditahan kok, gak sampai membuat kita jadi harus dirawat di icu hehe. Setelah HSG, kita diberikan pembalut karena akan terjadi pendarahan pasca HSG. Aku sendiri pakai pembalut selama tiga hari setelah HSG, dihari pertama keluar darah (tapi tidak banyak seperti haid), dihari kedua dan ketiga hanya keluar becak bercak coklat (mungkun efek cairan kontras). Beberapa menit setelah HSG aku masih biasa aja, tapi setelah satu jam efek HSG baru terasa, perutku rasanya kembuuuung kali, sakit, mau batuk rasanya uuhh sakitnya. Tapi itu gak lama kok, cuma tiga aja, setelah itu semuanya kembali normal.
Intinya HSG itu jangan di lawan, semakin kita lawan saat mau masukkan alat alat itu, semakin kita merasakan sakit. Untuk teman-teman yang masih takut HSG, aku bilang "jangan takut, sakitnya HSG masih dalam batas bisa ditahan kok"

Terakhir nih masalah harga, aku bayar kurang lebih sekitar 1,5 jutaan, ada tambahan 150 ribu untuk penggunaan kateter, karena aku terlalu tegang, jadi dokter harus memasangkan kateter biar cairannya bisa masuk.

Semoga infomasinya bermanfaat ya teman-teman ^_^






Tidak ada komentar:

Posting Komentar